Seiring waktu bergulir, seiring waktu melangkah dan seiring
waktu berlalu. Setiap orang pasti berubah. Entah baik menjadi tidak baik atau
yang kurang baik menjadi sangat baik atau dari yang tidak terlihat menjadi
bersinar tatkala badai sekalipun sosoknya akan tetap dicari, walau hanya disaat
membutuhkan saja...
Dalam lembaran folio tersebut tertulis berbagai kesan selama
ini tentang diriku. Hari ini hari dimana pengobat rasa gundahku. Tatkala aku
inginkan kritikan dan masukan untuk perubahan diri, akhirnya ku temukan
berbagai makna didalam folio ini.
***
Yang aku fahami adalah ketika seseorang semakin dapat
menyebut berbagai keburukan dan hal-hal yang tidak baik dalam dirimu, artinya
dia sangat menyayangimu, dia sangat mencintaimu dan dia sangat memperhatikan
dirimu.
Kata temanku, apa yang sudah aku berikan sehingga banyak
yang ucapkan terimakasih dan kebahagiaan diatas goresan folio diatas. Hmmm..
walaupun sebagian besar adalah hal-hal positif dan kesan-kesan baik dari
teman-teman semua dan dapat menjadikan diriku merasa beerharga, namun aku
takut.
Aku takut untuk terus terbang semakin tinggi. Iya, terbang semakin
tinggi hingga melupakan daratan tempat
aku berpijak.
***
Ku buka kembali curahan hati sahabat-sahabatku pagi itu.
Senyum dan tawa kecil terukir saat setiap barisnya ku baca kalimat-kalimat
tersebut. Dan lagi, ku temukan penghargaan luar biasa dari mereka.
Ketika dahulu, aku rasakan kesendirian, sepi dalam
ramaianya sudut kelas. Ku temukan masa dimana penghargaan dan kebahagiaan
berada disekeliling sahabat-sahabat yag luar biasa.
Sosok-sosok religius membawaku kepada keadaan sempurna atas
keimanan, membawa terjatuh dalam jurang kebangkitan semangat untuk bangit
melawan ketertinggalan.
Semangat yang mereka berikan, membuatku yakin untuk terus
berusaha menyama-ratakan standar. Hmm.. ketika engkau katakan beratkah, maka
akan ku jawab ya, berat. Tetapi, seribu satu alasan datang untuk mengahpus
statment tersebut.
Ya berat namun mereka merangkul ku dikala aku tak mampu,
mengulurkan tangannya dikala aku jatuh dan ikhlas senyumnya untuk kebangkitan
semangatku.
Perbedaan selalu-lah ada, perselisihan-pun tidak dapat
dihindarkan, atau pertengkaranpun tak dapat dihindari. Namun semua ada
menjadikan indah. Perbedaan yang kami miliki, ketidak-samaan presepsi yang kami
punya dan kepribadian yang bertentangan menjadikan pelangi berwarna-warni lebih
nyaman dipandang.
Adanya persamaan diantara kami menjadikan melangkah bersama
itu menyenangkan, menjadikan genggaman tangan tersebut menguatkan dan
menjadikan pelukan itu tanda engkau menyayangimu.
***
Teruntuk engkau yang Allah izinkan kita bertemu dalam
jalinan ukhuwah..
Maaf, bila selama ini kekuranganku tak mampu bahagiakanmu,
bila selama ini keegoisanku selalu mewarnai hari-hari yang kita lalui atau bila
selama ini ketidak-pekaanku kepadamu menjadikan kamu harus selalu bersabar
menghadapiku.
Bila ada yang bertanya, maukan aku untuk dipisahkan dengan
kalian?
Dengan lantang akan aku katakan bahwan aku tiada kan rela.
Sekalipun keadaan memaksakan maka aku yang akan berada dibaris terdepan untuk
juga memaksa agar kami tetap dipersatukan.
Demi masa yang hampir setahun kita jalani bersama. Tetaplah
berjalan disisiku, tetaplah genggam tanganku dan tetaplah menjadi sahabatku.
Aku tau aku taida sempurna. Kesalahan dan lukaku terlihat
dimana-mana namun dengan segenap cintaku kepadamu akan ku serahkan segala daya
untuk dapat lakukan yang terbaik untukmu, untuk dapat melindungimu dan untuk
tetap dapat selalu disampingmu dalam setiap keadaan tersulit sekalipun.
Ingatkan aku sahabat, ingatkan aku ketika aku mulai alfa,
ketika aku mulai berjalan ukan pada
jalannya. Karena aku sangat membutuhkanmu sebagai penuntunku ke surga...
Rabu, 03 Juni 2015
19:00-Asrama B2